Sentimen
Undefined (0%)
25 Agu 2025 : 16.45
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Semarang

Tokoh Terkait

Unwahas dan Kemenpora Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Sport Terapis

25 Agu 2025 : 16.45 Views 13

Espos.id Espos.id Jenis Media: Jateng

Unwahas dan Kemenpora Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Sport Terapis

Esposin, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dalam bidang peningkatan kompetensi tenaga keolahragaan, khususnya sport terapis.

Kerja sama ini ditandai pada Minggu (24/8/2025) dalam kegiatan National Sport Therapist for Beginner Level yang berlangsung selama tiga hari. Program ini merupakan kolaborasi antara Perkumpulan Terapis Olahraga Indonesia (PTOI) Pusat dengan Unwahas serta empat perguruan tinggi lainnya.

Ketua PTOI Pusat, Chairul Umam, yang juga menjadi narasumber, menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan sport terapis karena adanya dukungan kuat dari berbagai kampus.

“Saya yakin pengembangan sport terapis akan berkembang signifikan dalam lima tahun ke depan,” ujar Chairul dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).

Sementara itu, Rektor Unwahas Semarang Prof. Helmy Purwanto menegaskan dukungan penuh terhadap program sport terapis yang digagas FKIP. Menurutnya, pelatihan ini dapat diselaraskan dengan visi kampus berbasis kewirausahaan.

“Pelatihan sport terapis bisa kita selaraskan dengan program universitas menuju kampus preneurship dengan berkembangnya tenaga keolahragaan ke depan,” jelasnya.

Dukungan serupa datang dari Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, H. Khairil Adha, S.Pd, M.Si. Ia menyebut pelantikan organisasi PTOI Jawa Tengah dapat menjadi pionir dalam pengembangan sport terapis di tingkat daerah maupun nasional.

Khairil menambahkan, keterlibatan lima perguruan tinggi, yakni Unwahas, Unimus, Upgris, UMPP, dan UNW, akan menjadi mitra strategis Kemenpora dalam memperkuat ekosistem sport terapis di Indonesia.

Sentimen: neutral (0%)