SYDNEY – Bintang tenis Spanyol, Rafael Nadal, harus membuka 2023 dengan kondisi kurang baik karena mendapat 2 kekalahan beruntun. Meski begitu, dia tetap merasa senang. Nadal pun membeberkan alasannya tetap merasa senang, meski buka 2023 dengan 2 kekalahan.
Nadal tampil di turnamen beregu campuran bertajuk United Cup 2023 untuk membela negaranya setelah melewati 2022 yang penuh dengan cobaan cedera. Namun sayang, di laga pembuka kontra Inggris, mantan petenis ranking satu dunia itu takluk di tangan Cameron Norrie dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6.
BACA JUGA: Jelang Australia Open 2023, Novak Djokovic Masih Sakit Hati dengan Kejadian Tahun lalu
Kemudian, pada Senin, 2 Januari 2022, petenis berusia 36 tahun itu kembali tumbang ketika Spanyol berjumpa dengan Australia. Lagi-lagi, Nadal harus menyerah lewat pertarungan tiga set yang berakhir dengan skor 6-3, 1-6 dan 5-7.
Tentunya, hasil tersebut jauh berbeda dibandingkan yang dicatatkannya pada awal tahun 2022. Ketika itu, Nadal sukses meraih kemenangan beruntun untuk menyabet dua gelar di Melbourne Summer Set dan Australia Open 2022.
BACA JUGA: Tak Lagi dengan Ulises Badio, Novak Djokovic Langsung Temukan Fisioterapis Baru
Kendati demikian, pemenang 22 Grand Slam itu tetap senang setelah mengalami dua kekalahan beruntun pada awal tahun ini. Sebab, Nadal sangat membutuhkan tampil di pertandingan agar mengembalikan kebugarannya usai absen dalam enam bulan terakhir karena cedera.
"Saya butuh berjam-jam di lapangan. Saya butuh pertarungan seperti ini. Saya tidak memainkan banyak pertandingan resmi dalam enam bulan terakhir, bahkan hampir tujuh,” kata Nadal, dilansir dari laman resmi ATP Tour, Rabu (4/1/2022).
Follow Berita Okezone di Google News