Sentimen
Negatif (66%)
15 Des 2022 : 02.31
Informasi Tambahan

Event: KTT ASEAN

Kab/Kota: Brussel

Kasus: covid-19

Tokoh Terkait

Jokowi di KTT ASEAN-Uni Eropa: Tak Boleh Ada Lagi Pihak yang Selalu Mendikte

15 Des 2022 : 02.31 Views 2

Kumparan.com Kumparan.com Jenis Media: News

Jokowi di KTT ASEAN-Uni Eropa: Tak Boleh Ada Lagi Pihak yang Selalu Mendikte
Jokowi di KTT ASEAN-Uni Eropa: Tak Boleh Ada Lagi Pihak yang Selalu Mendikte
Presiden Joko Widodo saat pidato di KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa (UE) di Gedung Europa, Brussels. Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo menyampaikan beberapa pesan mengenai kesetaraan dalam peringatan 45 tahun KTT ASEAN-Uni Eropa yang digelar di Brussel, Belgia, Selasa (14/12).

Meski sudah hampir setengah dekade menjalin kerja sama, Jokowi menyadari masih ada kesenjangan dan perbedaan.

Maka dari itu, untuk menjalin sebuah kemitraan yang harmonis ke depannya, sikap merasa paling super power yang bisa memicu perseteruan dan perpecahan itu harus dihilangkan.

“Jika ingin kita membangun sebuah kemitraan yang lebih baik, maka kemitraan harus didasarkan pada kesetaraan,” Kata Jokowi dalam pidatonya.

“Tidak boleh ada pemaksaan, tidak boleh lagi ada pihak yang selalu mendikte, dan beranggapan bahwa my standard is better than yours,” tegasnya.

Jokowi di KTT ASEAN-Uni Eropa: Tak Boleh Ada Lagi Pihak yang Selalu Mendikte (1)
Presiden Joko Widodo saat pidato di KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa (UE) di Gedung Europa, Brussels. Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Banyak kerja sama yang sudah terjalin dengan baik antar negara ASEAN dan Uni Eropa.

Jokowi berharap persahabatan antar negara yang berseberangan benua ini bisa terus terjalin dan bisa saling menguntungkan.

Apalagi, Indonesia dan beberapa negara lainnya juga tengah dihadapkan dengan resesi yang diprediksi akan terjadi tahun depan.

Permasalahan ini tentunya akan mudah dilalui jika saling bekerja sama seperti saat berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19.

“Mari kita bangun kemitraan yang sejahtera dan saling menguntungkan, dari pandemi dan krisis multidimensi yang kita hadapi saat ini,” kata Jokowi

“Kita petik pelajaran penting, bahwa to grow and to prosper together is the only option, kita tidak hanya harus maju bersama namun juga harus maju setara. Let us set a better future together,” pungkasnya.

Sentimen: negatif (66%)