PDIP: Pertemuan Megawati dan Jusuf Kalla Pasti Terjadi

24 Feb 2024 : 19.30 Views 2

Pikiran-Rakyat.com Pikiran-Rakyat.com Jenis Media: Nasional

PDIP: Pertemuan Megawati dan Jusuf Kalla Pasti Terjadi

PIKIRAN RAKYAT - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu optimistis bahwa Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) akan segera bertemu. Ia pun mengaku telah mendengar kabar wacana pertemuan tersebut.

"Pasti terjadi lah (pertemuan Megawati-Jk)," katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Jumat, 23 Februari 2024.

Meski demikian, ia tak menjelaskan lebih lanjut kapan pertemuan antara kedua tokoh bangsa itu akan dilaksanakan.

"Kita dengar saja, kita ikuti," ujarnya.

Baca Juga: Mahfud MD Bantah Beda Pandangan dengan Ganjar Soal Hak Angket

Sebelumnya, wacana pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla itu muncul usai adanya momen pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Istana Negara, Jakarta pada Minggu, 18 Februari 2024.

Saat itu, ada asumsi yang beredar bahwa pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh adalah sebuah upaya untuk menggandeng NasDem hingga ke depannya bisa gabung ke dalam pemerintahan.

Terkait dengan Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla, keduanya sama-sama mantan Presiden Indonesia yang pada Pilpres 2024 ini memiliki jagoannya masing-masing. Megawati Soekarnoputri bersama PDIP dan sejumlah partai lainnya mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai presiden dan wakil presiden.

Sementara, Jusuf Kalla berada di barisan perubahan yang mendukung paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). 

Pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh

Jokowi mengatakan pertemuannya dengan Surya Paloh merupakan pertemuan politik yang biasa dilakukan untuk membicarakan masalah politik. Dalam pertemuan itu, Jokowi  mengungkapkan bahwa ia ingin berperan sebagai jembatan.

“Ini baru awal-awal. Nanti kalau sudah final nanti kami sampaikan. Tapi itu sebetulnya saya itu hanya menjadi 'jembatan' yang paling penting kan nanti partai-partai lah,” ucapnya.

Meski demikian, Jokowi tak menjelaskan lebih lanjut soal apa yang dimaksudnya menjadi jembatan tersebut.

“Jembatan untuk semuanya. Saya ingin menjadi jembatan untuk semuanya, karena urusan politik itu urusan partai-partai,” tuturnya.

Isi Obrolan Jokowi dengan Surya Paloh

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan bahwa ada berbagai hal yang dibicarakan oleh Jokowi dan Surya Paloh dalam pertemuan di malam Senin itu.

“Silaturahmi (Jokowi-Paloh) membicarakan agenda agenda kebangsaan, (upaya) menghadapi berbagai tantangan global, termasuk hal-hal yang terkait dinamika politik dan pemilu,” katanya.***

Sentimen: negatif (80%)