Sentimen
Positif (99%)
17 Sep 2023 : 14.27
Informasi Tambahan

Kab/Kota: bandung, Kuala Lumpur

Tokoh Terkait
Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim

Heboh Lagu Halo-Halo Bandung Dijiplak YouTuber Malaysia, Ini Kata Kemlu

17 Sep 2023 : 14.27 Views 3

Harianjogja.com Harianjogja.com Jenis Media: News

Heboh Lagu Halo-Halo Bandung Dijiplak YouTuber Malaysia, Ini Kata Kemlu

Harianjogja.com, JAKARTA—Lagu daerah Indonesia "Halo-Halo Bandung" yang diduga dijiplak oleh Malaysia dengan judul "Hello Malaysia". Menanggapi hal itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Lalu Muhammad Iqbal pun angkat bicara.

Seperti diketahui, muncul lagu di salah satu kanal YouTube Malaysia dengan instrumen yang sama dengan lagu Halo-Halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki, milik Indonesia.

Lagu yang diduga dijiplak tersebut sontak menghebohkan masyarakat, dan diketahui ada dalam video YouTube lagu Helo Kuala Lumpur, yang mirip dengan lagu Halo-halo Bandung.

Adapun selain instrumennya yang mirip, lirik lagu Helo Kuala Lumpur juga hampir sama dengan lirik lagu Halo-Halo Bandung milik Indonesia.

BACA JUGA: Heboh Malaysia Diduga Jiplak Lagu Halo Halo Bandung, Begini Liriknya

Menurut Iqbal, Indonesia tidak perlu reaktif dalam merespons kabar tersebut, karena ini urusan pribadi atau private, bukan dilakukan sengaja oleh pemerintah Malaysia. 

"Mengenai lagu Halo-halo Bandung, ini kan urusan private ya, yang melakukan ini private bukan pemerintah. Jadi pemerintah Indonesia tidak perlu terlalu reaktif terhadap hal ini," katanya, Kamis (14/9/2023).

Iqbal menekankan bahwa Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim juga sudah menyatakan menghargai sejarah Indonesia.

Lebih lanjut, dia mencontohkan seperti persoalan yang beberapa lalu terjadi yaitu lagu "Rasa Sayange" yang diklaim oleh Malaysia, dan sudah dibantah oleh PM Malaysia sendiri.

"Sebetulnya Perdana Menteri Anwar Ibrahim sudah menyampaikan [waktu itu] lagu Rasa Sayange itu adalah lagu Indonesia, jika mereka klaim itu berarti mereka tidak hapal sejarah. Jadi itu adalah posisinya pemerintah Malaysia sangat menghargai apa yang kita miliki," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Sentimen: positif (99.1%)