Kepecayaan Publik Terhadap Kepolisian Naik Jadi 68%
Mediaindonesia.com Jenis Media: Nasional
LEMBAGA survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Salah satu temuannya, kepercayaan publik terhadap Kepolisian ternyata mengalami kenaikan.
"Dalam penegakkan hukum, Kejaksaan Agung dan Kepolisian cenderung meningkat kepercayaannya,“ ungkap Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi dalam meeting zoom,Minggu (26/3).
Survei dilakukan Indikator pada 9-16 Februari 2023, dengan sampel 1.220 responden di seluruh wilayah Indonesia. Margin of error—MoE) sekitar ±3.5% pada tingkat kepercayaan 95%.
Baca juga: Indikator Politik: Kepercayaan publik pada Kejagung Capai 77,7 persen
Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian naik dibanding temuan survei sebelumnya. Pada November 2022 sebesar 58,2 persen, Desember 2022 (62,9 persen), dan Februari 2023 (68,4 persen).
Kenaikan kepercayaan ini diikuti dengan penurunan yang signifikan di tingkat ketidakpercayaan terhadap polisi dalam penegakan hukum. Tercatat pada November 2022 sebesar 40,2 persen, Desember 2022 (35,7 persen), dan Februari 2023 (30,3 persen).
Tren Ketidakpercayaan KPK dalam Penegakan Hukum Meningkat
Hal sebaliknya justru terjadi di KPK yang tren ketidakpercayaan dalam penegakkan hukum justru meningkat tajam dari Desember 2022 sebesar 24,3 persen, naik pada Februari 2023 menjadi 30,3 persen.
Baca juga: MAKI: KPK Kalah Bersaing dengan Kejaksaaan Agung
Adapun kepercayaan tehadap KPK dalam penegakan hukum naik dari Desember 2022 ke Februari 2023 meningkat 0,3 persen. Tercatat pada November 2022 sebesar 69,7 persen, Desember 2022 (72,5 persen), dan Februari 2023 (72,8 persen). (Ant/Ant/S-4)
Sentimen: positif (64%)