Sentimen
Undefined (0%)
29 Agu 2025 : 23.15
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Solo

Tokoh Terkait

Update Demo Solo Pukul 23.00 WIB, Massa Mulai Tinggalkan Jl Jenderal Sudirman

29 Agu 2025 : 23.15 Views 4

Espos.id Espos.id Jenis Media: Solopos

Update Demo Solo Pukul 23.00 WIB, Massa Mulai Tinggalkan Jl Jenderal Sudirman

Esposin, SOLO -- Aksi demo yang awalnya untuk solidaritas driver ojek online atau ojol di Kota Solo pada Jumat (29/8/2025) mulai mereda menjelang pukul 23.00 WIB. Massa mulai meninggalkan kawasan Jl Jenderal Sudirman mulai dari Balai Kota hingga Bundaran Gladak.

Kendaraan juga sudah mulai bisa melintasi Jl Jenderal Sudirman pada pukul 22.42 WIB. Para peserta aksi berangsur-angsur membubarkan diri. Namun tidak semua kembali dalam kondisi sehat. Beberapa peserta aksi tumbang akibat kelelahan dan ada yang cedera.

Beberapa orang yang tumbang dibantu peserta aksi lainnya. Petugas medis atau sukarelawan ada yang menggunakan sepeda motor untuk menjemput mereka.

Ambulans sempat tidak bisa mendekat karena banyaknya massa aksi demo di Jl Jenderal Sudirman Solo. Kondisi lalu lintas baru mulai lengang pada pukul 22.40 WIB.

Warga yang tumbang atau cedera dilarikan ke fasilitas layanan kesehatan. Ada juga yang mendapatkan pertolongan pertama dari sukarelawan. Sementara itu, kondisi beberapa halte bus kotor dengan coretan dan tulisan hujatan kepada polisi.

Ada juga yang menempel poster mengenai polisi. Kondisi water barrier, tanaman, maupun material yang dibakar ada yang sudah padam. Ada juga yang masih menyala di tengah jalan. Bahkan aksi bakar-bakar juga terjadi simpang Warung Pelem.

Sejumlah warga masih tampak bertahan di kawasan Jl Jenderal Sudirman. Tak ada aparat yang membubarkan mereka. Kondisi perkantoran aman, hanya fasilitas di jalan yang rusak. Aparat TNI berjaga di objek-objek vital negara.

Sementara itu, foto dan video aksi massa di Kota Solo ramai beredar di media sosial. Video-video itu memperlihatkan kondisi Kota Solo yang berantakan, salah satunya di kawasan Simpang Novotel. Salah satu video memperlihatkan api membakar pos polisi di simpang tersebut. 

Sebelumnya, massa mulai berdatangan ke Jl Jenderal Sudirman sekitar pukul 18.00 WIB atau setelah aksi di Mako Brimob Batalyon C Pelopor dan Plasa Manahan. Sekitar pukul 19.00 WIB massa terus berdatangan dan semakin ramai memasuki pukul 21.00 WIB. 

Lanjutan Aksi di Manahan

Seperti yang dilakukan di kawasan Manahan, di Jl Jenderal Sudirman mereka juga melakukan perusakan. Hijauan di media jalan dirusak, pot dirobohkan, baliho dan water barrier dibakar. 

Polisi dengan kendaraannya berupaya membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata. Namun, massa tetap bertahan, bahkan semakin banyak. Massa kebanyakan mengenakan pakaian hitam. Hanya beberapa yang mengenakan atribut ojek online.

Sementara itu, area Balai Kota Solo terpantau aman dan dijaga ketat oleh aparat TNI. Hanya, gas air mata yang terbawa angin masuk ke area perkantoran tersebut.

Sebelumnya, pada Jumat sore, massa juga sempat membakar water barrier di Bundaran Gladag. Mereka juga menggulingkan pot serta tanaman di median Jl Jenderal Sudirman. Polisi terus menekan massa hingga mereka ada yang mengarah ke Alun-alun Utara Keraton Solo dan sisanya ke Balai Kota Solo.

Sukarelawan ambulans terus berdatangan untuk bersiaga di sekitar lokasi. Tidak ada kendaraan yang melintasi Jl Jenderal Sudirman kecuali kendaraan massa, warga setempat, maupun ambulans. Warga yang hendak melintasi kawasan Jl Jenderal Sudirman sebaiknya menghindari kawasan ini karena situasi masih ramai antara massa dan polisi. 

Sebelumnya, aksi massa driver ojol di depan Mako Brimob Batalyon C Pelopor, Manahan, Solo, berujung ricuh. Massa melakukan aksi lempar batu, botol air, hingga bambu dan kaca ke arah Mako Brimob. Massa bahkan sampai merusak pagar dan pintu gerbang Mako Brimob.

Setelah dihalau dengan tembakan gas air mata dan bom asap, massa bergeser ke timur atau ke Plasa Manahan sambil tetap melakukan perusakan pot tanaman hingga rambu-rambu lalu lintas. Mereka baru bubar setelah dipukul mundur sampai flyover Manahan. Namun rupanya aksi berlanjut sampai kawasan Gladag dan Balai Kota Solo. 

Sentimen: neutral (0%)