Sentimen
Undefined (0%)
28 Agu 2025 : 17.48
Informasi Tambahan

BUMN: BNI, BRI

Kab/Kota: Shanghai

Tokoh Terkait

Sempat Sentuh All Time High, IHSG Ditutup Menguat

28 Agu 2025 : 17.48 Views 8

Espos.id Espos.id Jenis Media: Bisnis

Sempat Sentuh All Time High, IHSG Ditutup Menguat

Espos.id, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025). Indeks composite bahkan sempat menyentuh level all time high 8.022,76 sebelum kembali turun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,2% ditutup di level 7.952,09. IHSG sempat berada di level 8.022,76 pada perdagangan sesi pertama hari ini, pukul 11.22 WIB. Posisi ini mencetak level tertinggi sepanjang sejarah alias all time high (ATH).

Pada perdagangan hari ini, nilai transaksi IHSG mencapai Rp16,6 triliun dengan volume transaksi 43,3 miliar lembar, dan frekuensi transaksi 2,06 juta kali. Market cap pasar modal Indonesia mencapai Rp14.377 triliun.

Pada perdagangan hari ini, sejumlah saham dengan nilai transaksi tinggi menguat. Harga saham deretan bank jumbo misalnya menanjak. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 0,3%, PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) naik 0,22%, dan harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) naik 0,24%. Saham dengan nilai transaksi tinggi lainnya lesu, seperti TOBA naik 2,27% dan DSSA naik 2,26%. 

Selanjutnya terdapat sejumlah saham yang paling moncer atau top gainers yaitu saham PT Gozco Plantations Tbk. (GZCO) melonjak 34,53%, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) naik 34%, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk. (BSBK) naik 33,8%, dan PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO) naik 28,3%. Terdapat pula deretan saham yang mencatatkan kinerja paling jeblok atau top losers seperti saham PT Verona Indah Pictures Tbk. (VERN) yang turun 12,3%, PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) turun 12,16%, dan PT Hasana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) turun 8,54%.

Pantauan bursa saham regional Asia sore ini menunjukkan antara lain indeks Nikkei menguat 181,21 poin atau 0,43% ke 42.814,50, indeks Hang Seng menguat 487,36 poin atau 1,92% ke 25.826,50, indeks Shanghai naik 57,80 poin atau 1,51% ke 3.883,56, dan indeks Strait Times menguat 3,75 poin atau 0,10% ke 4.257,02.

“IHSG dan bursa regional Asia bergerak menguat, dipengaruhi oleh reaksi pelaku pasar yang merespon sinyal The Fed akan memangkas suku bunga acuannya,” sebut tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya.

Dari mancanegara, Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya di Jackson Hole, Wyoming, Amerika Serikat (AS), mengatakan membuka peluang akan memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan September 2025. Dalam pidatonya, Powell menyinggung terkait melemahnya risiko inflasi dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja AS, sehingga memerlukan penyesuaian kebijakan moneter, yang membuka jalan untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada September 2025.

Dengan demikian, pelaku pasar memandang penurunan suku bunga kemungkinan akan segera terjadi, yang mana merujuk CME Fedwatch memiliki probabilitas sebesar 87,2 persen penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada September 2025.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri (capital inflow) sebesar Rp910 miliar pada pekan ketiga Agustus 2025. Capital inflow itu memberikan gambaran meningkatnya kepercayaan investor dalam berinvestasi di pasar keuangan dalam negeri, yang tidak terlepas oleh langkah BI dalam menjaga dan mendukung ketahanan eksternal bersama pemerintah dan otoritas lainnya.

Sentimen: neutral (0%)