Sentimen
Informasi Tambahan
Kab/Kota: Sragen
Kasus: pencurian
Tokoh Terkait
Ikrar Kawal Program Presiden, Ratusan Polisi Tentara dan Kades Sragen Gelar Apel
Espos.id
Jenis Media: Solopos

Esposin, SRAGEN -- Ratusan polisi, tentara, kepala desa (kades), dan lurah yang merupakan unsur tiga pilar di level desa di Sragen menggelar apel dan mengikrarkan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pertemuan tiga pilar itu bertujuan mengantisipasi dan merespons dinamika sosial, politik, dan keamanan di wilayah masing-masing.
Apel tiga pilar itu digelar di Aula Lantai IV Perkantoran Terpadu Pemda Sragen, Jumat (22/8/2025). Apel itu sebagai tindak lanjut atas pertemuan para bupati dan wali kota se Jawa Tengah (Jateng) yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah.
Dalam apel itu juga dihadiri unsur tiga pilar tingkat kecamatan di 20 kecamatan. Tiga pilar tingkat kabupaten dihadiri langsung Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Dandim Sragen, dan Kapolres Sragen.
Apel diawali dengan ikrar bersama. Ada empat hal yang menjadi komitmen unsur tiga pilar di semua level, yakni menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan sinergitas, mendukung pembangunan pemerintah, dan menjaga integritas dan profesional.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan apel tiga pilar ini sebagai tindak lanjut pertemuan bupati dan wali kota se-Jawa Tengah yang dikumpulkan gubernur. Dia menerangkan gubernur berpesan kepada seluruh bupati dan wali kota supaya menggelar apel tiga pilar yang terdiri atas pemerintah, TNI, dan Polri.
Apel tiga pilar itu, jelas dia, untuk mengonsolidasikan seluruh potensi tiga pilar sampai ke level desa. "Latar belakangnya apel ini, karena ada dinamika tingkat global, nasional, dan lokal. Setiap desa diharapkan bisa diakselerasi stabilitas keadaan sosial, politik, dan keamanan di wilayah masing-masing. Unsur tiga pilar supaya antisipasi potensi gangguan dengan cara sinergi dan solid di semua level," pinta Bupati.
Dia menerangkan suatu daerah kaya dengan sumber daya tetapi daerah itu konflik maka tidak bisa membangun. Dia menyampaikan kunci pembangunan daerah terletak pada kondusivitas daerah.
Sigit menyebut ada banyak isu yang mempengaruhi dinamika keamanan Sragen, seperti isu perang internasional antara Palestina dan Israel. Isu nasional terkait, kata dia, terkait dengan program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, koperasi merah putih (KMP), dan seterusnya.
Dia mengajak elemen tiga pilar untuk menjaga bersama-sama program pemerintah itu. Dia menyampaikan program pemerintah itu rawan mendapat serangan dari orang-orang yang tidak berkenan dengan program itu. Dia menyebut isu-isu yang riskan itu di antaranya berkaitan dengan narkotika, pencurian, hingga bendera one piece.
"Kalau tidak ditangani dengan baik bisa membawa gerak masyarakat. TNI dan Polri mengawasi penghapusan mural one piece pernah viral di Sragen," jelas dia.
Bupati mengatakan masalah MBG jadi sorotan, ada kasus kekerasan anak sampai Menteri hadir ke Sragen. Dia menekankan tiga pilar harus mencatat dan melaporkan berbagai peristiawa sekecil apa pun. Masalah itu, jelas dia,, ditangani dengan baik dan dilaporkan secara berjenjang.
Sentimen: neutral (0%)