Kisah Uli, Perempuan Tunarungu Berjuang di Job Fair Disnakertrans Jateng 2025
Espos.id
Jenis Media: Jateng

Esposin, SEMARANG – Di tengah riuh Job Fair Disnakertrans Jateng 2025 yang digelar di Kantor Disnakertrans Jateng, Kota Semarang, Kamis (21/8/2025), ribuan pencari kerja berlomba menawarkan diri di hadapan puluhan perusahaan. Namun, dari kerumunan itu, ada sosok yang mencuri perhatian.
Namanya Uli Endah Wuri Sulistiani, perempuan 35 tahun yang sejak lahir menyandang tunarungu. Mengenakan pakaian terbaik dan membawa map cokelat berisi ijazah serta surat lamaran, ia datang sendirian. Uli melangkah dengan tekad bulat: ia ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bekerja.
Selama ini, Uli bertahan hidup dengan menjadi pengemudi ojek online. Pekerjaan formal selalu terasa jauh dari jangkauan, karena keterbatasan komunikasi membuat banyak perusahaan ragu memberi kesempatan. “Saya datang karena butuh pekerjaan. Siapa tahu ada lowongan untuk orang disabilitas seperti saya,” ujarnya melalui penerjemah bahasa isyarat.
Merasa Didengar untuk Pertama Kalinya
Saat memasuki area pameran kerja, Uli tampak kebingungan. Percakapan ramai di sekelilingnya tak bisa ia ikuti. Namun sorot matanya tak pernah padam. Hingga akhirnya seorang panitia mendatangkan penerjemah bahasa isyarat. Lewat gerakan tangan, untuk pertama kalinya Uli merasa didengar.
Ia menceritakan semangatnya, keterampilan yang dimiliki, serta harapan sederhana: mendapat kesempatan yang sama seperti pencari kerja lain. Beberapa pewawancara bahkan tampak tertegun, bukan karena iba, melainkan karena ketulusan yang terpancar dari setiap gerakan tangannya.
Hanya Dua Perusahaan yang Membuka Peluang
Namun perjuangan itu tetap berat. Dari 43 perusahaan peserta job fair, hanya dua yang membuka peluang untuk penyandang disabilitas tuli: PT Ciomas Adisatwa dan Alfamart. Uli pun langsung mendaftar dan menjalani wawancara.
“Hasilnya masih menunggu, saya belum diberi tahu,” kata Uli.
Di luar itu, belum ada perusahaan lain yang melirik. “Belum pernah kerja formal, sulit daftarnya. Kondisi saya seperti ini, banyak yang bilang tidak mungkin di kantor,” tambahnya.
6.654 Lowongan, 1.650 untuk Disabilitas
Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Azis, menjelaskan bahwa Job Fair kali ini menghadirkan 6.654 lowongan kerja dengan 288 jenis jabatan. Dari jumlah itu, 1.650 lowongan diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.
“Sebanyak 31 perusahaan juga siap melakukan wawancara langsung di lokasi,” ungkap Azis.
Bagi Uli, Job Fair Disnakertrans Jateng 2025 bukan sekadar acara tahunan. Ia menjadikannya panggung perjuangan untuk membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga mampu bekerja, berkarya, dan berkontribusi.
Pesannya sederhana namun kuat: ia tidak meminta belas kasihan. Ia hanya ingin kesempatan.
Sentimen: neutral (0%)