Hasil Uji Laboratorium Belum Turun, MBG di Gemolong Sragen Belum Jalan
Espos.id
Jenis Media: Solopos

Esposin, SRAGEN—Selama lebih dari satu pekan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen belum menerima hasil uji laboratorium atas sampel makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) di Gemolong, Sragen. Hingga Rabu (20/8/2025), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Gemolong, Sragen, belum beroperasi untuk mendistribusikan MBG kembali. Padahal SPPG direncanakan beroperasi Kembali pada Selasa (19/8/2025).
Sebelumnya, Bupati Sragen Sigit Pamungkas memutuskan untuk menyetop distribusi MBG di 14 sekolah di wilayah Gemolong selama dua hari pascatemuan dugaan keracunan massal pada Selasa (12/8/2025) lalu. Namun, penanggung jawab SPPG Mitra Mandiri Gemolong, Sragen, Arifudin Setiawan, memilih menyetop distribusi MBG sampai Senin (18/8/2025) dan akan beroperasi lagi pada Selasa kemarin.
Plt. Kepala SMPN 1 Gemolong, Sragen, Aris Sudarmanto, saat dihubungi Espos.id, Rabu siang, menyampaikan sejak diumumkan untuk MBG dihentikan sementara oleh Bupati Sragen sampai sekarang, Rabu, belum jalan lagi. Aris menyampaikan tidak mengetahui alasan SPPG belum memulai distribusi MBG tersebut.
“Sampai Rabu ini, tidak ada pemberitahuan kapan MBG dimulai lagi. Hanya disampaikan bahwa kala itu MBG dihentikan sampai ada pemberitahuan lagi,” jelas Aris.
Aris juga mendapatkan informasi bila untuk sejumlah sekolah dasar (SD) negeri di Gemolong, Sragen, juga belum jalan untuk distribusi MBG-nya. “Di sejumlah SDN juga belum jalan. Kalau ada SD yang sudah jalan kemungkinan berasal dari dapur lainnya,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinkes Sragen Udayanti Proborini mengaku belum mendapatkan hasil uji laboratorium atas sampel makanan dari program MBG yang dikirimkan ke Laboratorium di Semarang. “Hasilnya belum turun,” tulisnya dalam pesan singkatnya.
Ketua Komisi IV DPRD Sragen, Sugiyamto, menyampaikan Komisi IV juga belum menerima informasi dari Dinkes terkait dengan hasil uji laboratorium sampal makanan program MBG. Dia mengungkapkan kalau hasil uji laboratorium itu keluar maka Dinkes akan memberitahukan ke DPRD Sragen. Sugiyamto juga menerima informasi bila pelaksanaan distribusi MBG di Gemolong belum jalan sampai Rabu ini.
“Masalahnya apa, kami belum tahu. Saya sendiri juga belum melakukan pengecekan di lapangan terkait respons para pelajar terkait MBG di Gemolong,” kata dia.
Sentimen: neutral (0%)