Sentimen
Undefined (0%)
17 Agu 2025 : 10.37
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Solo

Kenakan Setelan Jas Merah, FX Rudy Hadiri Upacara HUT RI di Balai Kota Solo

17 Agu 2025 : 10.37 Views 28

Espos.id Espos.id Jenis Media: Solopos

Kenakan Setelan Jas Merah, FX Rudy Hadiri Upacara HUT RI di Balai Kota Solo

Esposin, SOLO — Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo menghadiri upacara hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di halaman Balai Kota (Balkot) Solo, Minggu (17/8/2025) pagi.

Mantan Wali Kota Solo periode 2012–2015 dan 2016–2021 tampak berbeda dari tamu undangan lain. Pasalnya ia mengenakan setelan jas merah dan dasi yang juga berwarna merah. 

Pantauan Espos, pria yang akrab disapa Rudy itu duduk bersebelahan dengan Wakil Wali Kota Solo 2021–2024, Teguh Prakosa; dan Wakil Wali Kota Solo 2013-2021, Achmad Purnomo.

Seusai pengibaran bendera dan inspektur selesai memimpin jalannya upacara, Rudy lebih dahulu pamit. Sebelum meninggalkan balai kota, ia menyempatkan diri untuk menyapa jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan staf di lingkungan Pemerintah Kota Solo.

Sedangkan pada upacara HUT RI ke-80 di Balai Kota Solo, Wali Kota Solo Respati Ardi betindak sebagai inspektur upacara. 

​Respati yang mengenakan atasan jas putih dan bawahan hitam atau gelap itu menerima pusaka Merah Putih dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).

​Respati juga menyaksikan pengibaran bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat. Paskibra berhasil mengerek bendera tanpa kendala. Setelahnya, Respati juga membacakan teks Pancasila dan teks Proklamasi.

​Respati mengajak masyarakat Kota Solo merenungi makna kemerdekaan. Ia mengatakan pada perayaan HUT RI ini menjadi momen mengingat jasa para pahlawan.

​“Tentunya dengan merayakan kemerdekaan, kita juga harus mengingat kembali perjuangan-perjuangan para pahlawan,” katanya ketika ditemui wartawan selepas upacara, Minggu.

​Selain itu, ia mengatakan sebagai sebuah negara, Indonesia harus konsisten menjalankan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 untuk menjalankan roda pemerintahan.

​“Sesuai pidato presiden kemarin, kita sebagai negara dan bangsa harus berdaulat, bisa menjalankan amanat Undang-Undang 1945 dan Pancasila,” katanya.

​Pada akhir upacara, cicit dari keluarga W.R. Supratman, Antea Putri Turk, tampil. Ia membawakan dua lagu, yakni "Indonesia Tjantik" (1924) dan "Indonesia Hai Ibuku" (1928).

​Dua lagu tersebut merupakan tinggalan W.R. Supratman, yang melodinya dibuat ulang oleh Antea. Namun, lirik dan judul masih sesuai dengan peninggalan W.R. Supratman.

​Respati mengatakan keluarga W.R. Supratman tersebut hadir untuk memperkenalkan lagu peninggalan sang maestro yang jarang dibawakan atau didengar publik.

​“Beliau hadir memperkenalkan bahwa ada Yayasan W.R. Supratman. Dan hari ini turut mempersembahkan dua lagu di upacara HUT RI di Balai Kota Solo,” katanya.

​Peserta upacara tidak hanya dari jajaran OPD, melainkan juga dari siswa sekolah. ​Total terdapat sekitar ratusan peserta yang mengikuti upacara HUT ke-80 RI. Pantauan Espos di lokasi, peserta sampai menempati jalan raya depan Balai Kota Solo.

 

 

Sentimen: neutral (0%)