Sentimen
Informasi Tambahan
Agama: Islam
Kab/Kota: Jepara, Semarang
Kasus: KKN
Tokoh Terkait
Perluas Dampak Pengabdian, Unwahas Kirim Mahasiswa KKN Kolaborasi di Karimunjawa
Espos.id
Jenis Media: Jateng

Esposin, JEPARA – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang semakin menegaskan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif.
Tahun ini, 10 mahasiswa ditempatkan di Desa Alang-Alang, Karimunjawa, sebagai bagian dari sinergi dengan Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (Unisnu) dan Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris).
Pada Rabu (13/8/2025), para mahasiswa Unwahas peserta KKN kolaboratif melakukan pendampingan UMKM lokal dan pengembangan hidroponik di Mushola Kamulyan.
Kegiatan tersebut bahkan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat Unwahas, termasuk Kepala LPPM Dr. H. Agus Riyanto, yang mendampingi Rektor Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, serta Sekretaris LPPM Dr. Indah Hartati dan jajaran LPPM Unwahas, ditambah Ketua LPPM Undaris, Ketua LPPM Unisnu, serta Wakil Rektor I dan II dari kedua perguruan tinggi tersebut.
Kepala LPPM Unwahas, Dr. H. Agus Riyanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa di lapangan. Sebab pendampingan UMKM lokal dan pengembangan hidroponik sebagai upaya mendukung kemandirian pangan masyarakat.
Kepala LPPM Unwahas, Dr. H. Agus Riyanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa di lapangan. Terutama dalam pendampingan UMKM lokal dan pengembangan hidroponik untuk mendukung kemandirian pangan masyarakat.
Sementara itu, Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto menegaskan komitmen Unwahas untuk terus mendorong pelaksanaan berbagai bentuk kolaborasi dengan perguruan tinggi lain, baik di tingkat nasional maupun internasional.
KKN Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi salah satu wujud nyata sinergi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan seperti Karimunjawa.
“Kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat dan memperkuat jaringan akademik,” tandas Prof Helmy.
Sentimen: neutral (0%)