Sentimen
Undefined (0%)
5 Jul 2025 : 19.50
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Sleman

Kasus: penganiayaan

Mobil Polisi Dirusak Massa Driver Ojol yang Geruduk Rumah "Mas Pelayaran"

5 Jul 2025 : 19.50 Views 45

Espos.id Espos.id Jenis Media: Jogja

Mobil Polisi Dirusak Massa Driver Ojol yang Geruduk Rumah "Mas Pelayaran"

Esposin, SLEMAN – Ratusan driver ojek online (ojol) menggeruduk rumah Takbirdha Wardian, pelaku penganiayaan driver ojol ShopeeFood, Sabtu (5/7/2025). Namun, dalam peristiwa itu juga terjadi perusakan mobil polisi yang sedang mengamankan situasi di rumah Takbirdha di Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman

Peristiwa penggerudukan ratusan driver ojol itu juga menimbulkan kerusuhan di sekitar lokasi kejadian. Bahkan satu unit mobil polisi dirusak massa. 

Takbirdha Wardiana sempat diamankan di Mapolsek Godean kemudian diangkut ke Mapolres Sleman. Hingga kemudian memberikan pernyataan maaf kepada seluruh driver ojol. Takbirdha Wardiana membuat pernyataan maaf di depan kamera dengan tampang memelas menggunakan kaos berwarna biru.

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan, menjelaskan rombongan driver sempat datang ke Polresta Sleman sekitar pukul 02.00 WIB dini hari pada Sabtu (5/7/2025). Di situ massa meminta yang bersangkutan yakni Takbirdha Wardiana untuk meminta maaf. Setelah meminta maaf, para driver ojol diminta polisi untuk pulang ke rumahnya masing-masing. 

Namun para driver ojol ini tidak langsung pulang. melainkan menuju ke rumah dari terlapor. Mendapati laporan itu, polisi lantas menempatkan anggota di sekitaran rumah terlapor. 

"Kami sudah siapkan anggota, kami halau massa supaya tidak terjadi anarkis. Namun yang terjadi karena ketidakpuasan dari driver tersebut. Akhirnya mereka melampiaskan dengan merusak dan merusak fasilitas umum termasuk di situ mobil polisi," katanya.

Nahas mobil Polsek yang berjaga di lokasi kejadian sempat digulingkan ke jalan di dekat rumah “Mas Pelayaran” atau Takbirdha. Tak hanya digulingkan, Agha menyampaika mobil polisi tersebut juga sempat dipukul hingga kacanya pecah. 

"Mobil kami juga tadi sempat diseret di jalan, digulingkan. Terus kaca-kaca dipukulin semua, lampu rotator di atas juga tadi dicopot," ujarnya. 

Tak sampai di situ, Agha juga mengungkapkan jika mobil tersebut juga terindikasi hendak dibakar. Namun api yang dinyalakan belum sampai membakar mobil. 

"Dia sudah naruh api, cuma enggak kebakar," ungkapnya. 

Agha bilang tidak ada korban luka dari aksi massa ini. Selain itu, Agha juga mengonfirmasi jika tidak ada toko yang dirusak. Namun Agha menerima laporan dari masyarakat yang bilang perangkat CCTV-nya sempat dipukul.

"Kalau toko rusak tadi tidak ada, cuma sempat ada keterangan dari masyarakat sekitar kalau CCTV-nya sempat dipukul. Tapi itu tidak rusak, tadi kami sudah dapat rekaman CCTV-nya, sudah kami amankan," imbuhnya. 

Dari rekaman-rekaman yang dikumpulkan, Agha mengatakan jika kepolisian sudah mengantongi nama pelakunya. Agha mengatakan tidak semua orang yang hadir turut melakukan perusakan.

"Kalau yang tadi datang itu kira-kira 200-300 orang ya, tapi cuma kan tidak melakukan pengurusakanan semua," kata Agha.

"Kalau dari video ya puluhan sebenarnya ya [yang melakukan perusakan], tapi kami coba semaksimal mungkin," imbuhnya. 

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Kasus Mas-mas Pelayaran Godean Sleman: Massa Geram dan Merusak Mobil Polisi, Penyidik Kantongi Sejumlah Nama

Sentimen: neutral (0%)