Sentimen
Informasi Tambahan
Kab/Kota: Senayan
Partai Terkait
Tokoh Terkait
Raja Juli: Saya Dipanggil Pak Jokowi sebagai Wamen, Jadi Tak Ada Pembicaraan Politik
Liputan6.com
Jenis Media: News
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4556213/original/088722100_1693315154-7514a5a3-d3a9-42fe-99d8-5a02020e2e9d.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sekaligus Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo, (Jokowi) tidak membicarakan politik, tetapi membahas urusan kementerian.
"Saya dipanggil oleh Pak Jokowi, kedudukan saya sebagai wamen (wakil menteri). Saya dipanggil sebagai wamen. Jadi, tidak ada pembicaraan politik sama sekali," tutur Raja Juli saat konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Jumat malam.
Raja Juli menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Jokowi membahas evaluasi kerja kementerian, termasuk terkait dengan percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Raja Juli mengaku Jokowi memberikan beberapa arahan.
"Pak Jokowi lagi mengevaluasi kementerian kami, terutama tugas saya untuk mempercepat PTSL. Diingatkan pula rencana detail tata ruang (RDTR) yang ditarget tahunan itu banyak. Jadi, kami diskusi seputar kementerian, bukan bicara politik," tegas dia.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berkelakar bahwa pertemuan antara Jokowi dan Raja Juli tidak mungkin membahas politik karena sang ketua umum partai tidak diundang.
"Masa kalau urusan politik yang diundang sekjen partai doang, ketua umumnya enggak. Jahat loh," kata Kaesang. Dilansir dari Antara.
Mulai dari Prabowo dicibir jualan nama Jokowi hingga Kaesang targetkan PSI punya wakil di Senayan, berikut sejumlah berita menarik News Flash Liputan6.com.
Sentimen: negatif (64%)