Sentimen
Informasi Tambahan
Kab/Kota: Kebon Sirih, Manggarai, Ancol, Jatinegara
Tokoh Terkait
Sodetan Ciliwung Belum Bisa Cegah Banjir, Heru Budi: SOP Kemarin Akan Diperbaiki
Keuangan News Jenis Media: Nasional
KNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi Sodetan Ciliwung yang ternyata belum mampu mencegah banjir di Jakarta. Sejumlah wilayah masih terkena banjir pada pada Minggu (5/11/2023).
“Jadi kemarin itu standar operasional prosedur (SOP) mau diperbaiki,” ujar Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih. Heru mengatakan, Pemprov DKI akan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) terkait evaluasi.
“Jadi balik Cisadane (BBWSCC) dan Dinas SDA DKI lagi rembukan. Jadi kemarin SOP mau diperbaiki,” ucap Heru. Proyek sodetan Ciliwung sebelumnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Pembangunan proyek ini memakan waktu selama 11 tahun hingga akhirnya bisa diresmikan. Keberadaan sodetan Ciliwung tersebut dapat menyelesaikan masalah banjir di enam kelurahan. Heru mengatakan, sodetan itu dapat memecah debit air Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT).
“Pertama, (Sodetan Ciliwung) sangat penting. (Fungsinya) membagi dan membelah (debit air) ke arah Ancol dan Manggarai,” kata Heru dalam wawancara khusus dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu. Sodetan Ciliwung berfungsi mengalirkan sebagian air dari Ciliwung ke KBT saat debit air tinggi.
Dengan demikian, tidak semua air Ciliwung mengalir ke daerah hilir dan meluap ke permukiman warga. “Sehingga sebelum ke sana (Manggarai dan Ancol), ini disodet ke Kanal Banjir Timur,” tutur Heru.
(Zs/Kmps)
Sentimen: positif (50%)