Sentimen
Informasi Tambahan
Kab/Kota: bandung, Serang, Cilegon
Tokoh Terkait
Viral Galon Air Minum Palsu: Tutupnya ‘Mendompleng’ Merek Terkenal demi Cuan
Pikiran-Rakyat.com Jenis Media: Nasional
PIKIRAN RAKYAT – Waspada peredaran galon air minum palsu, hal ini diketahui lewat video viral konferensi pers kepolisian diduga di Cilegon, Provinsi Banten yang mengungkap modus maupun pelakunya. Video itu diunggah akun Twitter @Wadiman******** pada Rabu, 14 Juni 2023 lalu.
Diketahui pelaku diancam dengan Undang-undang Perlindungan Konsumen dan Undang-undang Pangan dengan ancaman hukuman yang tidak sedikit. Adapun ancaman hukumannya adalah lima tahun penjara.
Sementara itu, video viral berdurasi 2 menit 8 detik juga mengungkap modus pelaku dalam menjalankan aksinya. Mereka mengawalinya dengan mengisi ulang air minum di sebuah depot.
Modus pelaku: ganti tutup depot dengan merek terkenalBaca Juga: Viral 4 Pemuda di Pameungpeuk Bandung Ugal-ugalan Sambil Acungkan Sajam, Polisi Ringkus Para Pelaku
Demi mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit, pelaku mengganti tutup galon yang didapat dari depot dengan tutup berlabel merek terkenal. Tujuannya adalah agar korban tertipu seolah-olah galon itu adalah asli dari merek tersebut.
“Pelaku mencongkel, mengganti tutup kemasan salah satu depot air isi ulang, kemudian mengganti tutup galon salah satu merek yang asli yang sudah disiapkan,” kata polisi dalam video viral yang sudah ditonton lebih dari 87 ribu kali oleh warganet tersebut.
“Jadi, mohon agar rekan-rekan, masyarakat, semuanya berhati-hati untuk bisa membedakan mana yang asli dan mana yang palsu,” kata polisi seraya memberikan imbauan kepada masyarakat.
Galon tersebut kemudian dijual di warung-warung di wilayah Cilegon, Serang, dan sekitarnya yang berada di Provinsi Banten. Keuntungan yang didapat mereka bahkan tidak main-main, bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Viral Aksi Dua Wanita Berseragam Polri Berjoget Tanpa Pakai Celana
“(Pelaku) memproduksi kurang lebih 2500 galon per bulannya dan meraih keuntungan sebesar Rp28.200.000 setiap bulannya,” katanya.
Tak hanya itu, pelaku ternyata membeli air minum di sebuah depot dengan harga murah, kemudian menjualnya dengan harga tinggi lebih dari tiga kali lipat seolah-olah air itu berasal dari sebuah merek terkenal.
“Pelaku mengisi air isi ulang Rp5.000 di depot kemudian menjualnya seharga Rp16.000 di warung-warung yang mereka distribusikan,” ujar polisi dalam konferensi pers tersebut.
Saat pelaku memperagakan aksinya mencongkel tutup galon, terlihat perbedaan antara tutup galon dari depot yang berwarna biru muda, dengan tutup galon sebuah merek terkenal yang berwarna biru tua dan putih.
Baca Juga: Viral Richard Theodore Sebut Pedagang Warung di NTT Tak Jujur, Netizen Geram: Minimal Bilang Terima Kasih
Warganet pun ramai-ramai mengecam aksi tersebut. Di antara mereka, ada yang membeberkan pentingnya pengawasan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Nah. Ini yang saya rasakan. Yang botol msh seger, aman saja diminum rasa di lidah. Kalo galon, rasanya aneh, kalah seger dari air sumur yang dimasak," kata akun @fester******
"Itulah penting BP POM sering melakukan pengambilan sampling sampai di pengecer2 agar dapat mencegah lebih dini. Di samping juga (hal itu) memonitor lewat masukan dari masyarakat di medsos," tutur akun @aji*****
Sentimen: positif (66.5%)