Sentimen
Informasi Tambahan
Grup Musik: APRIL
Kab/Kota: Semarang
Kasus: Kemacetan, kecelakaan
Pemerintah Imbau Pemudik Tak Hanya Gunakan Jalan Tol, tapi Juga Manfaatkan Jalur Arteri
Rilis.id Jenis Media: Nasional
RILISID, Jakarta — Pemerintah melalui Menko PMK Muhadjir Effendy, mengimbau kepada para pemudik untuk tidak hanya menggunakan jalan tol, tetapi juga memanfaatkan jalur arteri selama arus balik Lebaran 2023.
Muhadjir menyampaikan hal itu saat melakukan pelepasan titik awal one way arus balik Lebaran 2023 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/4/2023).
“Masyarakat dapat menggunakan alternatif lain, seperti jalur pantura, jalur tngah, maupun jalur selatan,” kata Muhadjir.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perjalanan mudik balik, agar merencanakan ulang keberangkatannya guna menghindari kemacetan.
“Sebagaimana kebijakan Presiden Joko Widodo, untuk tidak terburu-buru mudik balik, karena masih ada waktu hingga tanggal 29 April 2023,” ungkap Muhadjir.
Selain Muhadjir, pelepasan titik awal one way arus balik Lebaran 2023 itu juga dihadiri Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, dan Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi.
Rivan mengatakan, kebijakan rekayasa arus lalu lintas tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi kemacetan pada puncak arus balik Idulfitri 1444 Hijriah.
"Dengan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para pemudik," ujar Rivan di sela kegiatan tersebut, yang juga didampingi Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.
Rivan mengimbau kepada para pemudik untuk senantiasa mematuhi peraturan berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Tentunya hal itu penting dilakukan guna mewujudkan keamanan dan kelancaran lalu lintas, serta meminimalisasi risiko kecelakaan," tambahnya.
Pemberlakuan one way ditandai dengan flag off pada pukul 14.45 WIB.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi mengatakan, reakayasa lalui lintas ini diberlakukan mulai dari Km 414 GT Kalikangkung sampai dengan Km 70 GT Cikampek.
“Dalam pelaksanaannya, nanti akan kami kawal supata tidak ada tindakan pelanggaran terkait kecepatan yang akan membahayakan,” ujarnya.
Firman menyampaikan kepada para pemudik mempersiapkan berbagai hal, termasuk fisik dan kendaraan yang prima.
“Tentunya agar tidak terjadi antrean di gerbang tol, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengisi kartu tol elektronik dengan cukup,” tandasnya. (*)
Sentimen: negatif (64%)